Minggu, 22 Desember 2013

Life is a Choice

Lo lagi ngelakuin apapun sekarang, dimanapun, pasti karna pilihan lo sendiri kan? Nah, itulah yang dinamakan hidup.

Life is a choice. Manusia dilahirkan untuk memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Dan, nantinya mereka sendiri yang bakal ngerasain apa yang udah mereka pilih. Bahagia ataupun menderita, ya harus diterima dengan lapang dada.

Life is a choice. Di dalam kehidupan kita sehari-hari, kita selalu disibukan dengan pertanyaan-pertannya yang penting ataupun nggak penting dari orang lain. Kita harus ngapain? Ya ngejawab. Yakali salto. :|

Life is a choice. Semua orang punya pilihan sendiri. Entah itu datangnya dari dalam diri sendiri atau saran dari orang lain. Nggak papa kok kita milih-pilihan dari orang lain. Bisa jadi, itu yang bakal bikin kita ngerasa bahagia. Yoi.

Life is a choice. Di dalam hal milih-memilih, kita harus mikirin dulu gimana kedepannya nanti. Nggak asal ngomong “iya, ini aja”. Itu namanya gampang terpengaruh.

This is life, bro. Harus make otak.

Life is a choice. Jalan lo, ya pilihan lo. Bukan, artinya bukan begitu. Jadi gini, misalnya lo pengen ngikut acara pengajian, kebetulan ketemu temen, nah doi ngajakin nongkrong aja. Apa yang bakal lo lakuin, tetep ngaji atau nongkrong? Dan ketika lo milih salah satu, itulah jalan lo. Baik atau buruk.

“Hidup ini adalah pilihan, yang harus kamu pilih, yang terbaik tuk jalanmu sendiri” – Dhyo Haw

Intinya, hidup itu kayak soal ulangan. Musti dikerjain dengan pilihan-pilihan yang udah tersedia di opsyennya (pilihan ganda). Tapi nggak ada salahnya kalo mau milih-pilihan lain dengan pendapat sendiri (essay).

Kalimat di atas, gue juga nggak ngerti.

Life is a Choice. Tanpa pilihan, hidup akan terasa datar. Nggak seru. Sekian.


SALAM SUPER!

25 komentar:

  1. Dan saya berkomentar disini pun karena pilihan saya.. :)

    Salam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you udah mau mampir. Hehe :))

      Hapus
  2. Nice post! Menginspirasi!
    Kunjung balik ya: hendrifahrezi.blogspot.com

    BalasHapus
  3. setuju gan, hrus komit sma yg udah dpilih, thx n jgn kunbal y gan :D

    BalasHapus
  4. tapi kadang, pilihan kita bisa disetir sama keinginan orangtua. ya bisa milih, mau melawan atau ikut arus. life is a choice. keren postingannya

    kalau ada waktu, main ke blogku juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kembali lagi ke diri kita masing-masing. Hehe :))

      Hapus
  5. hidup adalah pilihan asalkan nggak yang aneh2 hehe :D

    mampir gan http://bimaseta.blogspot.com

    BalasHapus
  6. Keren postnya ! kalo boleh follow balik bro http://muhammadmuntas.blogspot.com/ mampir !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang nulis keren juga, kan? Udah, iya-in aja biar cepet. xD

      Hapus
  7. Karena hidup pilihan so memilihlah :p

    BalasHapus
  8. Keren, penjelasannya sangat menarik, kalo menurut saya kita tidak boleh membuang kesempatan, karena kesempatan itu tidak datang dua kali, hidup ini pilihan, salam super juga ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kadang, tuhan ngasih kita kesempatan dua kali, lho. Ya asal mau berubah aja. Hehe^^

      Hapus
  9. Karena hidup adalah pilihanlah yang membuat kita bahagia...bayangkan kalau semuanya yang tentukan bukan kita, ah, vetapa menderitanya kita tak bisa memilih hidup kita :)

    salam silaturahmi, Tika follow yah :)

    BalasHapus
  10. hidup adalah tujuan salah sendiri kenapa dulu memilih hidup :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yakali pas ibu lagi hamil bilang nggak mau hidup. Haha :D

      Hapus
  11. Decide a choice but don't take a wrong choice. Tehehe. Nice post :)

    BalasHapus
  12. yaaap... hidup emang pilihan, semua kita yang pilih, mau ke yang baik atau yang salah... salam kenal sebelumnya, kunjungi dan follow juga ya http://lailamqdds.blogspot.com/ .... terima kasih :D

    BalasHapus

Terima kasih udah baca tulisan gue. Silakan komentar yang sesuai dengan isi postingan yang tadi kamu udah baca. Jangan ninggalin link, tenang aja pasti bakal dapet feedback dari gue kok. Happy Blogging!

- Irfan Alharits (@irfanalharits)